Temukan Daerah Terbuka Anda, Kemudian Jual Dirilah Anda, Pasti Akan Sukses

Selama ini kita memang waras dan sehat, namun belum tentu sadar. Mengapa demikian? Karena saya melihat banyak orang yang belum mengetahui dirinya, baik kemampuan, kelemahan, tantangan, dan hambatannya menuju kesuksesan. Mereka lebih nyaman dengan keadaan sekarang. Mereka belum menyadari siapa diri kita sebenarnya.
Johari memberikan konsep yang terkenal mengenai kesadaran diri. Konsep tersebut dikenal Johari Window. Ada empat daerah yang ada dalam diri kita. Pertama, daerah terbuka (open self). Daerah ini berisikan tentang semua informasi, perilaku, sikap, perasaan, keinginan, motivasi, gagasan, dan sebagainya yang diketahui oleh diri sendiri dan orang lain. Saat ini, mungkin orang lain belum mengenal kita karena dia belum mengetahui siapa kita. Mengapa demikian? Karena kita belum memberikan pesan (informasi) kepada orang lain. Kita memiliki kesenegan atau bakat yang masih malu untuk diperlihatkan kepada orang lain.
Semua orang pasti mengenal Ahmad Dhani. Mengapa dia terkenal? Karena dia mahir dibidang musik. Ia adalah pencipta lagu terkenal di Indonesia, bahkan menjadi juri di Indonesia Idol dan X Factor Indonesia. Nah, bagaimana dengan kita? Temukanlah daerah terbuka Anda, maka sukses ada ditangan Anda.
Kedua, daerah buta (blind self). Daerah yang berisi tentang diri kita yang diketahui orang lain, tetapi kita sendiri tidak mengetahui. Misal, grogi. Saat seseorang bertemu dengan orang lain yang dihormati, maka kita terkadang salah bertingkah laku. Nah, sikap seperti ini yang kita tidak disadari, namun orang lain mengetahuinya.
Ketiga, daerah gelap (unknow self). Bagian diri kita yang tidak diketahui oleh diri kita dan orang lain. Informasi yang tenggelam di bawah alam sadar atau sesuatu yang luput dari perhatian. Misal, saat mencintai kepada orang lain selain dari keluarga kita. Kita tidak pernah bisa mengatakan perasaan cinta.
Keempat, daerah tertutup (hidden self). Daerah ini mengandung semua hal yang Anda ketahui tentang diri dan orang lain, tetapi Anda simpan hanya untuk Anda sendiri. Daerah tempat Anda merahasiakan segala sesuatu tentang diri sendiri dan orang lain. Prinsip ini dipegang oleh Badan Intelegen. Segala informasi yang ada di lembaga ini adalah sangat rahasia. Tidak mungkin Badan Intelegent Amerika Serikat (CIA) meng-update status keberadaan Osama bin Laden. Saat ia mengetahui keberadaan Osama bin Laden, maka langsung menangkapnya. Ia tidak memberitahukan kepada orang lain. Contoh dalam diri kita adalah kesehatan, keuangan, pekerjaan, dan lainnya.

Menumbuhkan Kesadaran Diri
Cara untuk menumbuhkan kesadaran diri yaitu:
1. Dialog dengan diri sendiri
Mulailah gila dengan diri Anda. Ajaklah diskusi tubuh Anda. Kemungkinan, Anda selama ini telah mengamputasi tangan dan kaki Anda. Anda tidak memanfaatkan tangan dan kaki. Tangan dan kaki tidak berfungsi. Mereka berfungsi karena sunatullah. Tangan untuk makan, kaki untuk jalan. Selebihnya tangan dan kaki tidak difungsikan. Lihatlah, Nick motivator luar negeri yang tidak memiliki tangan dan kaki. Tetapi dia mampu mengaktifkan saraf-saraf motorik yang ada di kaki dan tangan untuk beraktivitas. Dia mampu hidup mandiri meskipun tidak memiliki tangan dan kaki. Bahkan dia menginspirasikan kepada orang lain untuk hidup lebih bersyukur. Nah, bagaimana dengan kita, yang memiliki tangan dan kaki lengkap namun secara fisik hanya digunakan sebagaimana mestinya.
Kita mengenal Ronaldo, ia mampu memaksimalkan fungsi kakinya untuk bermain bola. Bahkan, rizkinya berasal lantaran kakinya. Ia dengan karunia Tuhan, melalui kakinya meraih sepatu emas hingga empat kali, melebihi Lionel Messi



2. Mendengar
Mendengar yang dimaksudkan disini adalah mampu menerima kritik atas kekurangan diri kita. Karena orang cenderung suka bicara daripada mendengar. Mulailah dari sekarang jadi pendengar yang baik
3. Mengurangi Daerah Buta
Daerah yang kita sendiri tidak tahu kurangilah. Hilangkan rasa grogi, datangkan sikap percaya diri. Dengan percaya diri, kita akan lebih mudah menemukan kemampuan kita.
4. Amatilah Diri Anda yang Berbeda
Tiap orang pasti memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Tuhan telah memberikan potensi emas tiap orang berbeda-beda. Hanya kitalah yang belum menemukan potensi kita. Mulailah dengan mengenalkan berbagai tantangan untuk diselesaikan. Disitulah akan muncul potensi-potensi yang luar biasa untuk dapat dijadikan pedoman dalam menentukan diri kita yang berbeda.
5. Memperluas Daerah Terbuka
Setelah menutup daerah buta, kemudian bukalah daerah terbuka. Saat kita membuka daerah terbuka maka kita akan welcome terhadap orang yang menilai kita. Kita siap untuk dikoreksi atas sikap dan kerja kita demi perbaikan kualitas kinerja kita.

Cara-cara di atas merupakan upaya untuk menumbuhkan kesadaran diri kita. Sebenarnya mungkin diri kita belum mampu mengoptimalkan kemampuan yang bisa kita miliki. Marilah kita pahami daerah yang ada dalam diri kita dengan memahami teori Johari Window dan praktekkan, kemudian bukalah daerah terbuka serta kurangilah daerah buta Anda, pasti akan terjadi perubahan dalam diri Anda. Lakukanlah!


Semarang, 18 Oktober 2015
Agung Kuswantoro

0 Comments

Berikan Komentar

Login Sebelum Anda Komentar