Sofyan Halim, S.E., M.Ak., Ak., CA., ASEAN CPA. lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat pada November-1967. Beliau lulus pendidikan D-3 dari Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN-STAN) angkatan 1986, serta meraih gelar Sarjana Akuntansi (S.E.) dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Swadaya tahun 2010 dan Magister Akuntansi dari Universitas Mercu Buana (UMB) Jakarta tahun 2013. Program Doktor Ekonomi Syariah ditempuhnya di Univ. Ibn Khaldun Bogor (UIKA-Bogor).
Fachrul Roza, S.E, M.Ak. adalah seorang penulis yang memiliki gelar Master di bidang Akuntansi. Beliau juga aktif mengajar sebagai dosen pada Program Studi (Prodi) Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mercu Buana (FEB-UMB) Jakarta. Mata kuliah yang diampu adalah Laporan Keuangan Berkelanjutan, Manajemen Strategi, Laporan Korporat, dan Tata Kelola Perusahaan.
Marsekal Muda TNI (Purn.) Julexi Tambayong merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AU) tahun 1988. Beliau dipercaya untuk menjabat sebagai Kepala Badan Litbang Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI sejak 2019, dan berpangkat Marsekal Muda TNI. Selain menjadi seorang tokoh militer, Bapak Julexi juga dikenal sebagai seorang penulis dan peneliti.
Dr. Ir. H. Achmad Farid Wadjdi, M.M. adalah peneliti senior bergelar Doktor di bidang Manajemen Riset. Lebih dari 25 tahun, Beliau melakukan pengabdian di Badan Litbang Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI dalam bidang Iptek dan Kebijakan Publik terkait Pertahanan Negara. Ia juga merupakan dosen di Fakultas Teknologi Pertahanan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) pada bidang matematika, statistika, dan big data pertahanan.
Rahma Fauzia, M.Psi., Psikolog adalah dosen dan peneliti di Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara (FPsi-USU). Alumnus Magister Psikologi USU ini pernah terlibat dalam beberapa penelitian terkait topik psikologi positif, psikologi dan budaya, serta radikalisme. Artikel yang telah dipublikasikan antara lain “Harapan akan Kesuksesan Perkawinan pada Individu yang Melakukan Perkawinan Semarga pada Suku Batak” dan “Social Support of Toba-Bataknese Mothers in Children’s Education”.
Ardiningtiyas Pitaloka, M.Si. menempuh pendidikan S-1 di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang (FPsi-UMM) dan melanjutkan S-2 di Program Sains, Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (FPsi-UI). Beliau adalah dosen di Fakultas Psikologi Universitas YARSI (FPsi-YARSI), Jakarta. Mata kuliah yang diajarkan antara lain Psikologi Sosial, Psikologi Lintas Budaya, dan Metodologi Penelitian Kualitatif.
Dr. Bagus Takwin, M.Hum. lahir di Bandung, 31-Agustus-1970. Beliau adalah dosen dan peneliti di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (FPsi-UI). Pendidikan jenjang S-1 dan S-3 ia selesaikan di FPsi-UI. Sementara itu, pendidikan jenjang S-2 diselesaikan dengan mempelajari filsafat di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI.
Moh. Abdul Hakim, M.A., Ph.D. (biasa disapa Hakim) menyelesaikan pendidikan sarjana dan master di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (FPsi-UGM). Beliau menempuh pendidikan doktoral di bidang Psikologi Politik di School of Psychology, Massey University, New Zealand, di bawah bimbingan Profesor James Liu. Minat penelitiannya mencakup topik seputar keterkaitan antara budaya, teknologi media, dan perilaku politik. Salah satu artikelnya yang berjudul “Monarchism, National Identity and Social Representations of History in Indonesia: Intersections of the Local and National in the Sultanates of Yogyakarta and Surakarta” diterbitkan oleh Asian Journal of Social Psychology pada akhir tahun 2015. Selain itu, beberapa analisis psikopolitiknya bisa ditemukan di media-media online, seperti Kumparan dan GEOTIMES.
Wenty Marina Minza, M.A., Ph.D. adalah staf pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (FPsi-UGM). Sejak tahun 2014, ia memimpin Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP). Pernah aktif sebagai peneliti di Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan UGM (1999–2016).
Muh. Reza Firmansyah, M.A. menyelesaikan pendidikan S-1 di Fakultas Psikologi, Universitas Negeri Makassar (FPsi-UNM). Pendidikan S-2 Sains Psikologi ditempuhnya di FPsi Univ. Gadjah Mada (UGM). Bapak Muh. Reza aktif di Center for Indigenous and Cultural Psychology (CICP) dan menjadi asisten peneliti kajian relasi sosial. Selain menyukai sastra, ia gemar berdiskusi terkait isu-isu terkini dan sosial kemasyarakatan baik di tingkat nasional ataupun internasional. Beliau adalah dosen Program Studi (Prodi) Psikologi, FPsi Univ. Atma Jaya Makassar (UAJM).
Prof. Dr. Dra. Irmawati Suprapto, Psikolog lahir di Yogyakarta, 31 Januari 1953. Beliau merupakan dosen tetap Fakultas Psikologi, Universitas Sumatera Utara (FPsi-USU). Lulusan S-1, S-2, dan S-3 FPsi Universitas Indonesia (UI) ini mengawali kariernya sebagai dosen di USU sejak tahun 1980. Ketertarikannya pada studi psikologi budaya diwujudkan dalam disertasinya berjudul “Nilai-Nilai yang Mendasari Motif-Motif Penentu Keberhasilan Suku Batak Toba”. Pada tahun 2014, melalui seleksi dana hibah Konsorsium Keilmuan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti), ia menggagas berdirinya Konsorsium Psikokultural Indonesia yang beranggotakan FPsi-USU, FPsi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Unika Atma Jaya), Program Studi (Prodi) Fak. Kedokteran Universitas Andalas (FK-Unand), dan Robert Lemelson Foundation-LA.
Ridhoi Meilona Purba, M.Si. lahir di Medan, 02-Mei-1982. Ia menyelesaikan pendidikan S-1 di Fakultas Psikologi, Universitas Sumatera Utara (FPsi-USU) dan S-2 di Program Studi (Prodi) Psikologi Terapan Intervensi Sosial FPsi Univ. Indonesia (UI). Ibu Meilona adalah staf pengajar di FPsi-USU dan FPsi Univ. HKBP Nommensen, Medan.
Whinda Yustisia, M.Sc. adalah dosen bidang studi psikologi sosial Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (FPsi-UI). Lulusan FPsi-UI serta program Social and Organisational Psychology University of Exeter, UK ini memiliki minat pada teori-teori norma sosial, identitas sosial, dan hubungan antarkelompok. Pendidikan doktoral Beliau tempuh di Loyola University Chicago, Chicago, Illinois, Amerika Serikat (AS).
Dr. Joevarian Hudijana, M.Si. lahir di Jakarta, 04-Mei-1991. Beliau menempuh pendidikan S-2 sekaligus S-3 di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (FPsi-UI). Minatnya di bidang psikologi sosial ditunjukkan melalui beberapa penelitian dengan topik keyakinan beragama dan kognisi sosial. Ia juga sangat tertarik mendalami topik-topik, seperti makna hidup, psikologi moral, hingga perspektif evolusi dalam psikologi. Topik riset yang paling didalami olehnya adalah riset psikologi sosial seputar terorisme dan radikalisme di Indonesia. Selain kesibukannya sebagai peneliti, Dr. Joevarian adalah dosen di FPsi-UI.
Dr. Sukma Nurilawati Botutihe, M.Psi., Psikolog lahir di Gorontalo, 17-Oktober-1973. Ia tercatat sebagai dosen tetap di Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo (FIP-UNG) sejak tahun 2004. Sebelumnya, Beliau pernah menjadi dosen luar biasa di Politeknik Kesehatan Manado Cabang Gorontalo (2000–2005). Dalam kesehariannya, Ibu Sukma mengajar berbagai mata kuliah berbasis psikologi, seperti Psikologi Sosial, Psikologi Kepribadian, Psikologi Perkembangan, Teori Konseling Individual, Perkembangan Peserta Didik, Psikologi Pendidikan, Inovasi Pendidikan, dan Psikologi Industri, baik di lingkungan FIP maupun lintas fakultas di UNG. Selain mengajar di lembaga pendidikan formal, Beliau juga kerap menjadi narasumber dan trainer di Provinsi Gorontalo, terutama terkait agresi dan pengembangan karakter, serta tema dalam lingkup Psikologi lainnya. Pernah juga menjadi salah satu penulis buku Menguatkan Bakat Anak bersama rekan-rekan dari UI yang diterbitkan oleh PT Grasindo Jakarta. Ia juga pernah memublikasikan beberapa jurnal dalam lingkup nasional ataupun internasional.
Dr. Muhammad Abdan Shadiqi, S.Psi., M.Si. lahir di Angkinang, Kalimantan Selatan, 23-Februari-1991. Ia menyelesaikan pendidikan S-1 Psikologi di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, pada tahun 2012. Sempat bekerja sebagai tenaga pengajar dan kependidikan di kampusnya, ia lantas mendapatkan beasiswa percepatan program S-2 ke S-3 Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) tahun 2015. Usai menyelesaikan pendidikan S-2 bidang Psikologi Sosial di Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia (FPsi-UI) pada tahun 2017, Bapak Abdan Shadiqi melanjutkan studi S-3 di kampus yang sama (FPsi-UI).
Dr. Zainal Abidin, M.Si. adalah dosen dan peneliti di Fakultas Psikologi, Universitas Padjadjaran (FPsi-Unpad), Bandung. Alumnus program doktoral Psikologi Universitas Indonesia (UI) ini memiliki minat keilmuan di sejumlah bidang, seperti psikologi sosial, psikologi politik, psikologi korupsi, dan filsafat. Sejumlah hasil penelitiannya mengenai korupsi, kekerasan kolektif, perilaku massa, sosial-politik, dan filsafat telah dipublikasikan di buku, media massa, ataupun jurnal, juga secara lisan, seperti menjadi narasumber di berbagai seminar ilmiah dan televisi. Beberapa buku yang pernah ditulisnya antara lain Psikologi Korupsi (2015); Penghakiman Massa: Kajian Atas Kasus dan Pelaku (2005); Analisis Eksistensial: Sebuah Pendekatan Alternatif untuk Psikologi dan Psikiatri (2007); Filsafat Manusia: Memahami Manusia Melalui Filsafat (2009); Pengantar Filsafat Barat (2014).
Dr. Clara Moningka, S.Psi., M.Si. adalah menempuh pendidikan S-1 hingga S-3 Psikologi di Fakultas Psikologi (FPsi), Universitas Gunadarma. Beliau menjadi bagian dari Fak. Humaniora dan Bisnis, Univ. Pembangunan Jaya (UPJ). Ia pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Pelayanan Psikologi Universitas Kristen Krida Wacana, Ketua Program Studi Psikologi dan Manajer di Student Advisory Center Universitas Bunda Mulia, associate di sejumlah biro psikologi dan narasumber tetap Tabloid Mom and Kiddie, Pojok Psikologi TVRI dan penanggung jawab acara Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara (KPIN). Ia juga mendapat penghargaan untuk penelitian kelompok di Summer School Asian Association of Social Psychology (AASP) 2012 dan lolos seleksi program serupa di Cebu 2015. Ia turut terlibat dalam organizing committee acara nasional seperti Temu Ilmiah Ikatan Psikologi Sosial 2015 dan Asian Psychological Association Convention 2017.
Dr. dr. Dewa Putu Wisnu Wardhana, Sp.BS(K), Subsp.N-TB, FINSS., FICS. dilahirkan di Surabaya pada 28-Januari-1986. Beliau menyelesaikan pendidikan S-1 kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK-Unud) pada 2009. Beliau melanjutkan pendidikan dokter spesialis pada 2010 di Univ Airlangga (Unair) dan mendapatkan gelar Spesialis Bedah Saraf pada 2015.